Dasar Komputer
Tugas Praktikum 5
1 . Perkembangan Android
Andoid merupakan sistem operasi berbasis Linux
yang memang diperuntukkan bagi smartphone maupun komputer tablet. Awalnya,
Android dikembangkan oleh Android, Inc dengan bantuan finansial dari Google.
Android, Inc sendiri didirikan pada tahun 2003 dengan tujuan untuk
mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera
digital. Namun melihat pangsa pasar kamera digital yang tidak begitu luas,
akhirnya Android, Inc memutuskan untuk mengalihkan peruntukkan sistem
pengoperasian tersebut dari yang awalnya diperuntukkan bagi kamera digital
dialihkan bagi telepon pintar atau smartphone, menyaingi Symbian dan Windows Mobile
yang telah lebih dahulu menguasai pasar.
Karena adanya keterbatasan dana, maka Android
ini diakuisisi oleh perusahaan besar Google pada tahun 2005. Android
Inc menjadi anak perusahaan Google, dimana para pendirinya tetap bekerja di
perusahaan yang telah diakusisis Google tersebut. Akhirnya pada tahun 2008
telepon pintar (Smartphone) pertama yang menggunakan Android sebagai sistem
pengoperasiaannya berhasil dirilis dan diperkenalkan ke pasar. Telepon seluler
ini adalah HTC Dream. Menggunakan OS Android versi 1.0, smartphone ini berhasil
mmenarik perhatian masyarakat. Pada tahun 2010, Android bermitra dan
bekerjasama dengan beberapa produsen telepon seluler ternama seperti Samsung,
HTC, dan LG. Android menggunakan kode dengan sistem terbuka sehingga memungkinkan
para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan para pengembang aplikasi secara
bebas memodifikasi serta mengembangkan perangkat lunak yang ada pada sistem
operasi Android tersebut. Maka bukan suatu hal yang mengherankan apabila hingga
saat ini Android telah memiliki lebih dari 700 ribu aplikasi dan sekitar lebih
dari 25 juta aplikasi telah diunduh oleh para penggunanya melalui toko aplikasi
utama milik Android, yakni Google Play Store. Karena berbagai kemudahan dan
pencapaian inilah maka Android menjadi sistem operasi telepon pintar paling
popular dan paling banyak digunakan oleh milyaran manusia di berbagai penjuru
dunia, mengalahkan Symbian yang sebelumnya sempat berjaya memimpin pasar.
Sebenarnya, versi komersil pertama dari Android
adalah Android 1.0, OS ini dirilis pada bulan September 2008 dan versi beta
yang dirilis pada November 2007. Android merupakan pengembangan
berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA) dan telah melakukan
beberapa kali update sejak sistem operasi ini dirilis.
Perkembangan
android selanjutnya,
sistem operasi ini didukung adanya komunitas pengembang aplikasi yang kian
meningkatkan fungsionalitas perangkat. Kostumisasi aplikasi ini ditulis secara
umum dalam bahasa pemrograman Java. Oktober 2012, ada sekitar 600.000 koleksi
aplikasi di toko aplikasi Android yang kemudian dikenal dengan nama Google Play
Store
2. Versi - Versi Android
Android sejak pertama kali dibuat pada 5
November 2007 hingga sekarang, telah mengalami beberapa kali pembaruan,
pembaruan yang terjadi antara lain pada antar muka dan juga penambahan fitur
menjadi lebih lengkap. Berikut ini macam-macam versi android.
Android
versi 1.0 (Astro)
Pertama kali dirilis pada 23
Spetember 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro”
tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama”Astro” tidak jadi disematkan
pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang
menggunakan OS ini.Pada android versi pertama ini sudah mulai
diperkenalkan Android Market, tempat untuk mendownload berbagai macam aplikasi
dan update untuk Android. Kemudian terdapat fitur syncronisasi dengan berbagai
layanan Google lainnya seperti Google Contact, Calender, Maps, Talk, dan
lainnya.
Android
versi 1.1 (Bender)
Android memang diluncurkan
pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini mulai dirilis dan
diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009 silam. Android versi
1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru memberikan sentuhan
dibeberapa aplikasinya seperti sistem antar muka bagi pengguna (user interface)
yang lebih baik, serta beberapa aplikasi yang lain. Versi Android kedua ini
juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya
Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar
trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Awalnya
versi OS Android ini dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini
merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan
beberapa fitur.
Android
versi 1.5 (Cupcake)
Pada bulan Mei 2009 Android
kembali mengalami perubahan versi. Nah, mulai versi Android ini penamaan
menggunakan nama makan pencuci mulut (dessert) mulai digunakan, karena ini
merupakan versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah
“Cupcake” menjadi nama resmi dari versi OS Android ketiga ini. Android versi
1.1 kemudian disempurnakan dengan Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai
Android Cupcake. Perubahan yang terjadi pada sistem operasi Android Cupcake
bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah sistem fasilitas mengunggah
video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth, tampilan keyboard
dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif. OS ini berbasiskan
pada kernel Linux 2.6.27 dan menambahkan beberapa update serta UI baru dari
versi Android sebelumnya. Mulai terdapat “widget” yang dapat dibesar kecilkan.
Kemudian ditambah kemampuan untuk meng-upload video dan gambar ke Youtube dan
Picasa.
Android
versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) diluncurkan
dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran perdana Android Cupcake,
yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut memiliki beberapa fitur
yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, pada fitur pencarian dan UI yang
lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO,
802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA. Berikut penampakan
Android v1.6 Donut. Mampu menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna
dapat memilih dan menentukan file yang akan dihapus, zoom-in zoom-out gambar
dengan membaca gerakan serta arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi
CDMA/EVDO, dan lain sebagainya.
Android
versi 2.0/2.1 (Eclair)
Masih ditahun yang sama,
Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya, yaitu Android versi
2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan setelah
peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama,
akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai
tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama
yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era
kebangkitan Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang
awalnya dipandang kurang user friendly bagi pengguna.Terjadi penambahan fitur
untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI
dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash
untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Beberapa versi updatenya
antara Android v.2.0 kemudian v2.0.2 dan terakhir v.2.1.
Android
versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Butuh 5 bulan bagi Google
untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair versi sebelumnya ke versi Froyo
Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 alias Android Froyo
ini dirilis pertamakali pada smartphone Google Nexus One. Sistem operasi dengan
julukan Froyo ini melakukan beberapa update dan juga pembenahan seputar
aplikasi serta tampilannya. Keinginan untuk bisa menempatkan sebuah kartu
ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas besar sudah bisa diwujudkan oleh
OS versi ini. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1.
Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD
Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi. Ketika Android Froyo hadir mulai
muncul banyak diskusi yang membahas mengenai persaingan antara Android dengan
iOS yang akan semakin ketat di masa yang akan datang. Beberapa versi update
yang dirilis antara lain Android v.2.2.1 hingga v.2.2.3.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
7 bulan kemudian Android kembali melakukan
gebrakan dengan merilis kembali Android versi 2.3 atau yang dikenal sebagai
Android Gingerbread. dari segi tampilan Gingerbread jauh lebih atraktif dan
sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call. Bukan hanya
itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada kemampuan
untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan berbasis mobile android.
Pertama kali diperkenalkan pada 6 Desember 2010. Terjadi banyak peningkatan
pada versi Android yang satu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Dirancang untuk memaksimalakan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai
digunakannya Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar
resolusi WXGA dan diatasnya. Beberapa versi update yang dirilis antara lain
v.2.3.3 hingga v.2.3.7. Sampai saat ini Android Gingerbread merupakan versi
Android yang memiliki pengguna terbanyak dibandingkan dengan seri Android
lainnya, yaitu mencapai 65% dari seluruh versi Android yang dirilis.
Android
versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Pada bulan Mei 2011 Android
versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis dan Motorola Xoom adalah yang
pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain
khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada penggunaan tablet berbasis Android.
Halaman pengguna (user interface) yang digunakan pada Android versi ini juga
sangat berbeda dengan yang digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut
tentu saja disebabkan oleh tampilan layar yang lebih besar pada tablet serta
untuk mendukung penggunaan hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang
digunakan pada perangkat tersebut.
Android
versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Android ICS atau Ice Cream
Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan Honeycomb, yaitu pada bulan
Oktober 2011. Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem
operasi ini, antara lain yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan
resolusi gambar, kualitas video, sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi
lainnya.
Android
versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean merupakan
versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu gadget yang menggunakan
sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang diprakarsai oleh ASUS,
vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung halaman dengan Acer.
Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah
peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih
responsif, dan beberapa fiture keren lainnya.
Android
versi 4.4 (KitKat)
Kehadiran android kitkat
merupakan pelucuran produk OS anyar yang dilucurkan pada 4 september 2013,
sebelumnya banyak kabar beredar jikalau android akan meluncurkan OS baru yang
bernama Android Key Lime Pie namun setelah di analalisa tidak sesuai dengan
ejaan orang umum, sehingga namanya diganti dengan OS Android KitKat yang
sebagian besar orang sudah familiar dengan itu seperti yang dilangsing BBC
dalam wawancaranya dengan John Lagerling selaku perwakilan dari google.
Lollipop (Android versi 5.0)
Android 5.0 merupakan versi paling baru dari sistem operasi android, Android 5.0 sendiri dianggap membawa update yang fantastis, banyak perubahan yang disertakan Google di dalamnya.
Marshmallow (Android 6.0)
Google baru-baru ini secara resmi telah mengenalkan
nama dari seri terbaru sistem operasi besutan mereka yaitu Android.
Marshmallow, itulah nama yang diberikan Google untuk seri terbaru sistem
operasi berlambang robot hijau ini. Seperti halnya peluncuran seri-seri Android
yang sebelumnya, Google memberikan berbagai pembaharuan pada sistem operasi
terbaru buatan mereka ini. Memiliki 7 fitur baru yaituModus Penghemat Daya ‘Doze’, Dukungan USB Type C, Android
Pay,Sensor Sidik Jari, App Permissions, Auto Backup Aplikasi, Google Now on Tap.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Android
Kelebihan
Android :
Ø
Android bersifat
terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa dikembangkan
oleh siapa saja
Ø
Akses mudah ke Android
App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone,
dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan
gratis
Ø
Sistem Operasi Merakyat
: Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple,
maka Android punya banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai
HTC hingga Samsung
Ø
Fasilitas penuh USB.
Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering
Ø
Mudah dalam hal
notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email,
atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat
dalam hal misscall sekalipun
Ø
Mendukung semua layanan
Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari
Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu
sistem operasi yaitu Android
Ø
Install ROM modifikasi
: kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah
rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah
modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di
ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat anda.
Kekurangan/
Kelemahan Android :
Ø
Terhubung dengan
internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif.
Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap
untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
Ø
Perusahaan perangkat
kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang
tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
Ø
Android Market kurang
kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
Ø
Sebagai penyedia
layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak
Google.
Ø
Kadang sering terdapat
iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara
tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang
kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
Ø
Boros Baterai, ya
memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena
memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat
habis
4. Fitur Dasar Android
·
Mengetikkan
suara
Saat membuka Twitter ataupun saat mau
browsing menjelajah ke situs Google , jika Anda malas untuk mengetik, Anda bisa
menggunakan fitur text voice dan biarkan fitur tersebut mengetikkan dan
mencarikannya untuk Anda. Caranya cukup tekan tombol bergambar mikrofon
pada keyboard dan Anda katakan yang ingin Anda ketik.
·
Memonitor
penggunaan data
Untuk memonitor penggunaan mobile
data Anda, Anda bisa melihatnya pada menu setting dan pilih mobile data
usage.
·
Menaruh
kontak pada homescreen
Jika Anda sering menelepon teman atau
keluarga Anda, tentunya akan merepotkan jika tiap kali harus membuka menu
kontak. Untuk memudahkan, Anda bisa menaruh kontak teman Anda itu
ke homescreen, dengan cara pilih widget kontak lalu pilih kontak yang
ingin Anda taruh di homescreen.
·
Melihat
notifikasi tanpa membuka kunci tombol
Untuk melakukannya cukup swap bagian
ponsel Anda dari atas ke bawah. Untuk mengaksesnya, barulah tombolnya
harus dibuka kuncinya.
·
Mengambil
Screenshot
Jika Anda memiliki ponsel Android
versi Ice Cream Sandwich atau lebih baru lagi, maka mengambil screenshot
bisa dilakukan dengan mudah dibandingkan versi Android sebelumnya.
Anda tinggal menekan tombol power
berbarengan dengan vol (-) pada layar yang hendak Anda ambil
screenshotnya. Kemudian secara otomatis screenshot tersebut akan terambil dan
tersimpan di Galeri.
·
Menggunakan
Android sebagai modem
Caranya pilih setting atau setelan
terus pilih data connection.
5. Tutorial
Instalasi Virtual OS Android
Mengguanakan
Genymotion
Jalankan Genymotion.
Genymotion : Welcome
Screen
Pilih tombol Add. Jika
Genymotion minta untuk login silahkan teman-teman untuk loginmenggunakan
akun yang teman-teman telah buat.
Pilih smarphone dan
versi android yang teman-teman inginkan. Disini saya akan mencoba membuat
Google Nexus 5 dengan Android KitKat (v 4.4.4 atau API 19).
Genymotion : Select
Virtual Device
Pilih smartphone yang
ada pada daftar Available virtual device. Untuk mengetuhi
spesifikasismarphone, klik tombol expand (panah ke
bawah) pada bagian paling kiri daftar smartphone. Klik tombol Next.
Genymotion : Virtual
Device Specs
Silahkan bersabar dan
tunggu proses download ^^. Agak memakan waktu, karena tiap VM rata-rata sebesar
200MB
Genymotion : Virtual
Device Downloading and Deploying Process
Jika telah
selesai smartphone virutal akan muncul dalam daftar
android emulator di Genymotion teman-teman, dan cukup tekan tombol Start untuk
menjalankan emulator :D.
Genymotion : Finish
Download and Deploy
Genymotion : Virtual
Device List
Genymotion : Running
Virtual Device / Emulator
Android emulator telah selesai kita buat, tapi tunggu
dulu, ini belum berakhir :D. Jika teman-teman perhatikan, android emulator yang
baru teman-teman buat belum memiliki Google Play, padahal aplikasi
ini merupakan aplikasi paling penting pada smartphone android.
Tanpa Google Play, kita tidak dapat mengakses market kecuali kita melakukan
instal manual menggunakan file apk. Teman-teman harus menginstal secara manual
Google Play dan Google Apps pada emulator untuk mendapatkan fitur Google Play
Service. Teman-teman yang sudah sering menggunakan customROM android
pasti tidak asing mengenai hal ini. Untuk menginstal Google Play dan Google
Apps pada android emulator kita, dapat di ikuti cara berikut,
Download
Genymotion-ARM-Translation. Saya menggunakan versi Genymotion-ARM-Translation_v1.1.zip
Download Google Apps
dan sesuaikan dengan versi android yang teman-teman gunakan pada emulator. Bisa
di unduh disini.
Drag n Drop file Genymotion-ARM-Translation_v1.1.zip ke
dalam tampilan emulator.
Genymotion : Installing
Genymotion-ARM-Translation
Jika muncul dialog pilih OK.
Akan muncul dialog untuk
meminta teman-teman me-restart emulator. Cara paling mudah adalah
cukup tutup emulator dan jalankan kembali. Namun jika teman-teman pernah
menginstal android SDK, cukup jalankan perintah adb reboot pada
konsol (command-line/ terimal) maka emulator akan terestart secara
otomatis. Sebelumnya pastikan emulator terdeteksi oleh sistem, caranya dengan
menjalankan perintah adb devices.
Ulangi langkah 3 hingga
5 untuk file Google Apps yang telah di download pada langkah ke-2.
Jika berhasil,
setelah restart kedua ini maka teman-teman akan langsung di
minta untuk loginke akun Google. Itu pertanda, Google Play Service
dan Google Apps sudah terinstal dalam emulator teman-teman. Selanjutnya cukup
perlakukan emulator seperti smartphone android biasa.
Genymotion : Google
Play Running Well in Virtual Device :))
Menggunakan BlueStacks
Tutorial Instal Bluestack
a. Silahkan anda download aplikasi bluestack terlebih dulu di:
http://www.bluestacks.com/download.html
Nama
file BlueStacks-ThinInstaller.exe, Kapasitas kurang lebih 13,5 Mb,
b. Jika
aplikasi bluestack sudah anda download, silahkan Instal di komputer anda,
langkah instalasi adalah sebagai berikut:
1.
Untuk menghindari Error, Sebelum
menjalankan instalasi, matikan konesi internet di komputer anda, kemudian
Jalankan file BlueStacks-ThinInstaller.exe hasil download anda, seperti gambar
dibawah ini:
Sebelum
menekan kontinue, silahkan anda hidupkan kembali koneksi internet di komputer
anda, lalu tekan continue.
Jika
keluar peringatan window: bluestack has stop working, silahkan anda
close saja, karena tidak akan mempengaruhi proses instalasi, silahkan
lanjutkan.
2.
Tahap berikutnya, Silahkan anda tentukan
lokasi instalasi blue stack anda, silahkan pilih lokasi instalasi bluestack
anda, atau biarkan saja, kemudian tekan tombol "Next"
3.
Tahap berikutnya, centang kedua
opsi, App Store access, dan App Notification, kemudian
tekan tombol install untuk memulai proses instal app bluestack anda:
4.
Tunggu proses instalasi sampai selesai
sambil ngemil dan ditemani secangkir kopi hangat akan lebih menyenangkan.
Blue stack akan menginstal beberapa aplikasi android bawaannya, tunggu hingga proses instalasi selesai.
Setelah
proses instalasi bluestak selesai, untuk pertama kali menggunakan bluestack,
komputer anda harus dalam keadaan online terhubung dengan internet, anda akan
diminta untuk melakukan login ketika blue stack pertama kali dijalankan,
silahkan anda lakukan login menggunakan email gmail anda, disarankan gunakan
email gmail yang belum pernah digunakan di perangkat android manapun. jika
berhasil maka anda bisa menggunakan android for PC dengan bluestack di komputer
anda.
Dengan
menginstalasi bluestack di komputer anda, anda bisa menginstal aplikasi android
menggunakan playstore yang sudah terinstal di bluestack, silahkan anda instal
aplikasi android yang anda perlukan, dengan langkah-langkah yang hampir sama di
perangkat mobile yang sebenarnya, dan selamat menikmati aplikasi android.














Tidak ada komentar:
Posting Komentar