Selasa, 01 Desember 2015

Praktikum 5

 Dasar Komputer

 

Tugas Praktikum 5



  1 .      Perkembangan Android
Andoid merupakan sistem operasi berbasis Linux yang memang diperuntukkan bagi smartphone maupun komputer tablet. Awalnya, Android dikembangkan oleh Android, Inc dengan bantuan finansial dari Google. Android, Inc sendiri didirikan pada tahun 2003 dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital. Namun melihat pangsa pasar kamera digital yang tidak begitu luas, akhirnya Android, Inc memutuskan untuk mengalihkan peruntukkan sistem pengoperasian tersebut dari yang awalnya diperuntukkan bagi kamera digital dialihkan bagi telepon pintar atau smartphone, menyaingi Symbian dan Windows Mobile yang telah lebih dahulu menguasai pasar.
Karena adanya keterbatasan dana, maka Android ini diakuisisi oleh perusahaan besar Google pada tahun 2005. Android Inc menjadi anak perusahaan Google, dimana para pendirinya tetap bekerja di perusahaan yang telah diakusisis Google tersebut. Akhirnya pada tahun 2008 telepon pintar (Smartphone) pertama yang menggunakan Android sebagai sistem pengoperasiaannya berhasil dirilis dan diperkenalkan ke pasar. Telepon seluler ini adalah HTC Dream. Menggunakan OS Android versi 1.0, smartphone ini berhasil mmenarik perhatian masyarakat. Pada tahun 2010, Android bermitra dan bekerjasama dengan beberapa produsen telepon seluler ternama seperti Samsung, HTC, dan LG. Android menggunakan kode dengan sistem terbuka sehingga memungkinkan para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan para pengembang aplikasi secara bebas memodifikasi serta mengembangkan perangkat lunak yang ada pada sistem operasi Android tersebut. Maka bukan suatu hal yang mengherankan apabila hingga saat ini Android telah memiliki lebih dari 700 ribu aplikasi dan sekitar lebih dari 25 juta aplikasi telah diunduh oleh para penggunanya melalui toko aplikasi utama milik Android, yakni Google Play Store. Karena berbagai kemudahan dan pencapaian inilah maka Android menjadi sistem operasi telepon pintar paling popular dan paling banyak digunakan oleh milyaran manusia di berbagai penjuru dunia, mengalahkan Symbian yang sebelumnya sempat berjaya memimpin pasar.
Sebenarnya, versi komersil pertama dari Android adalah Android 1.0, OS ini dirilis pada bulan September 2008 dan versi beta yang dirilis pada November 2007. Android merupakan pengembangan berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA) dan telah melakukan beberapa kali update sejak sistem operasi ini dirilis.
Perkembangan android selanjutnya, sistem operasi ini didukung adanya komunitas pengembang aplikasi yang kian meningkatkan fungsionalitas perangkat. Kostumisasi aplikasi ini ditulis secara umum dalam bahasa pemrograman Java. Oktober 2012, ada sekitar 600.000 koleksi aplikasi di toko aplikasi Android yang kemudian dikenal dengan nama Google Play Store
  2.  Versi - Versi Android
Android sejak pertama kali dibuat pada 5 November 2007 hingga sekarang, telah mengalami beberapa kali pembaruan, pembaruan yang terjadi antara lain pada antar muka dan juga penambahan fitur menjadi lebih lengkap. Berikut ini macam-macam versi android.
Android versi 1.0 (Astro)
Pertama kali dirilis pada 23 Spetember 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama”Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.Pada android versi pertama ini sudah mulai diperkenalkan Android Market, tempat untuk mendownload berbagai macam aplikasi dan update untuk Android. Kemudian terdapat fitur syncronisasi dengan berbagai layanan Google lainnya seperti Google Contact, Calender, Maps, Talk, dan lainnya.
Android versi 1.1 (Bender)
Android memang diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009 silam. Android versi 1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru memberikan sentuhan dibeberapa aplikasinya seperti sistem antar muka bagi pengguna (user interface) yang lebih baik, serta beberapa aplikasi yang lain. Versi Android kedua ini juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Awalnya versi OS Android ini dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan beberapa fitur.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada bulan Mei 2009 Android kembali mengalami perubahan versi. Nah, mulai versi Android ini penamaan menggunakan nama makan pencuci mulut (dessert) mulai digunakan, karena ini merupakan versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah “Cupcake” menjadi nama resmi dari versi OS Android ketiga ini. Android versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai Android Cupcake. Perubahan yang terjadi pada sistem operasi Android Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah sistem fasilitas mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth, tampilan keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif. OS ini berbasiskan pada kernel Linux 2.6.27 dan menambahkan beberapa update serta UI baru dari versi Android sebelumnya. Mulai terdapat “widget” yang dapat dibesar kecilkan. Kemudian ditambah kemampuan untuk meng-upload video dan gambar ke Youtube dan Picasa.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA. Berikut penampakan Android v1.6 Donut. Mampu menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna dapat memilih dan menentukan file yang akan dihapus, zoom-in zoom-out gambar dengan membaca gerakan serta arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain sebagainya.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Masih ditahun yang sama, Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya, yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama, akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era kebangkitan Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang awalnya dipandang kurang user friendly bagi pengguna.Terjadi penambahan fitur untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Beberapa versi updatenya antara Android v.2.0 kemudian v2.0.2 dan terakhir v.2.1.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Butuh 5 bulan bagi Google untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair versi sebelumnya ke versi Froyo Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 alias Android Froyo ini dirilis pertamakali pada smartphone Google Nexus One. Sistem operasi dengan julukan Froyo ini melakukan beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi serta tampilannya. Keinginan untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi ini. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1. Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi. Ketika Android Froyo hadir mulai muncul banyak diskusi yang membahas mengenai persaingan antara Android dengan iOS yang akan semakin ketat di masa yang akan datang. Beberapa versi update yang dirilis antara lain Android v.2.2.1 hingga v.2.2.3.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
7 bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis kembali Android versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. dari segi tampilan Gingerbread jauh lebih atraktif dan sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call. Bukan hanya itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada kemampuan untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan berbasis mobile android. Pertama kali diperkenalkan pada 6 Desember 2010. Terjadi banyak peningkatan pada versi Android yang satu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dirancang untuk memaksimalakan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai digunakannya Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya. Beberapa versi update yang dirilis antara lain v.2.3.3 hingga v.2.3.7. Sampai saat ini Android Gingerbread merupakan versi Android yang memiliki pengguna terbanyak dibandingkan dengan seri Android lainnya, yaitu mencapai 65% dari seluruh versi Android yang dirilis.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis dan Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada penggunaan tablet berbasis Android. Halaman pengguna (user interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat berbeda dengan yang digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tampilan layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada perangkat tersebut.
Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video, sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung halaman dengan Acer. Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif, dan beberapa fiture keren lainnya.
Android versi 4.4 (KitKat)
Kehadiran android kitkat merupakan pelucuran produk OS anyar yang dilucurkan pada 4 september 2013, sebelumnya banyak kabar beredar jikalau android akan meluncurkan OS baru yang bernama Android Key Lime Pie namun setelah di analalisa tidak sesuai dengan ejaan orang umum, sehingga namanya diganti dengan OS Android KitKat yang sebagian besar orang sudah familiar dengan itu seperti yang dilangsing BBC dalam wawancaranya dengan John Lagerling selaku perwakilan dari google.
Lollipop (Android versi 5.0)

Android 5.0 merupakan versi paling baru dari sistem operasi android, Android 5.0 sendiri dianggap membawa update yang fantastis, banyak perubahan yang disertakan Google di dalamnya.
Marshmallow (Android 6.0)
Google baru-baru ini secara resmi telah mengenalkan nama dari seri terbaru sistem operasi besutan mereka yaitu Android. Marshmallow, itulah nama yang diberikan Google untuk seri terbaru sistem operasi berlambang robot hijau ini. Seperti halnya peluncuran seri-seri Android yang sebelumnya, Google memberikan berbagai pembaharuan pada sistem operasi terbaru buatan mereka ini. Memiliki 7 fitur baru yaituModus Penghemat Daya ‘Doze’, Dukungan USB Type C, Android Pay,Sensor Sidik Jari, App Permissions, Auto Backup Aplikasi, Google Now on Tap.
  3.  Kelebihan dan Kekurangan Android
Kelebihan Android :
  Ø  Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja
  Ø  Akses mudah ke Android App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis
  Ø  Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple, maka Android punya banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung
  Ø  Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering
  Ø  Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun
  Ø  Mendukung semua layanan Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android
  Ø  Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat anda.
Kekurangan/ Kelemahan Android :
  Ø  Terhubung dengan internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
  Ø  Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
  Ø  Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
  Ø  Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google.
  Ø  Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
  Ø  Boros Baterai, ya memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat habis
  4.   Fitur Dasar Android
·         Mengetikkan suara
Saat membuka Twitter ataupun saat mau browsing menjelajah ke situs Google , jika Anda malas untuk mengetik, Anda bisa menggunakan fitur text voice dan biarkan fitur tersebut mengetikkan dan mencarikannya untuk Anda. Caranya cukup tekan tombol bergambar mikrofon pada keyboard dan Anda katakan yang ingin Anda ketik.
·         Memonitor penggunaan data
Untuk memonitor penggunaan mobile data Anda, Anda bisa melihatnya pada menu setting dan pilih mobile data usage.
·         Menaruh kontak pada homescreen
Jika Anda sering menelepon teman atau keluarga Anda, tentunya akan merepotkan jika tiap kali harus membuka menu kontak. Untuk memudahkan, Anda bisa menaruh kontak teman Anda itu ke homescreen, dengan cara pilih widget kontak lalu pilih kontak yang ingin Anda taruh di homescreen.
·         Melihat notifikasi tanpa membuka kunci tombol
Untuk melakukannya cukup swap bagian ponsel Anda dari atas ke bawah. Untuk mengaksesnya, barulah tombolnya harus dibuka kuncinya.
·         Mengambil Screenshot
Jika Anda memiliki ponsel Android versi Ice Cream Sandwich atau lebih baru lagi, maka mengambil screenshot bisa dilakukan dengan mudah dibandingkan versi Android sebelumnya.
Anda tinggal menekan tombol power berbarengan dengan vol (-) pada layar yang hendak Anda ambil screenshotnya. Kemudian secara otomatis screenshot tersebut akan terambil dan tersimpan di Galeri.
·         Menggunakan Android sebagai modem
Caranya pilih setting atau setelan terus pilih data connection.
   
 5. Tutorial Instalasi Virtual OS Android
Mengguanakan Genymotion
Jalankan Genymotion.

Genymotion : Welcome Screen
Pilih tombol Add. Jika Genymotion minta untuk login silahkan teman-teman untuk loginmenggunakan akun yang teman-teman telah buat.
Pilih smarphone dan versi android yang teman-teman inginkan. Disini saya akan mencoba membuat Google Nexus 5 dengan Android KitKat (v 4.4.4 atau API 19).

Genymotion : Select Virtual Device
Pilih smartphone yang ada pada daftar Available virtual device. Untuk mengetuhi spesifikasismarphone, klik tombol expand (panah ke bawah) pada bagian paling kiri daftar smartphone. Klik tombol Next.

Genymotion : Virtual Device Specs
Silahkan bersabar dan tunggu proses download ^^. Agak memakan waktu, karena tiap VM rata-rata sebesar 200MB

Genymotion : Virtual Device Downloading and Deploying Process
Jika telah selesai smartphone virutal akan muncul dalam daftar android emulator di Genymotion teman-teman, dan cukup tekan tombol Start untuk menjalankan emulator :D.

Genymotion : Finish Download and Deploy

Genymotion : Virtual Device List

Genymotion : Running Virtual Device / Emulator
Android emulator telah selesai kita buat, tapi tunggu dulu, ini belum berakhir :D. Jika teman-teman perhatikan, android emulator yang baru teman-teman buat belum memiliki Google Play, padahal aplikasi ini merupakan aplikasi paling penting pada smartphone android. Tanpa Google Play, kita tidak dapat mengakses market kecuali kita melakukan instal manual menggunakan file apk. Teman-teman harus menginstal secara manual Google Play dan Google Apps pada emulator untuk mendapatkan fitur Google Play Service. Teman-teman yang sudah sering menggunakan customROM android pasti tidak asing mengenai hal ini. Untuk menginstal Google Play dan Google Apps pada android emulator kita, dapat di ikuti cara berikut,
Download Genymotion-ARM-Translation. Saya menggunakan versi Genymotion-ARM-Translation_v1.1.zip
Download Google Apps dan sesuaikan dengan versi android yang teman-teman gunakan pada emulator. Bisa di unduh disini.
Drag n Drop file Genymotion-ARM-Translation_v1.1.zip ke dalam tampilan emulator.

Genymotion : Installing Genymotion-ARM-Translation
Jika muncul dialog pilih OK.

Akan muncul dialog untuk meminta teman-teman me-restart emulator. Cara paling mudah adalah cukup tutup emulator dan jalankan kembali. Namun jika teman-teman pernah menginstal android SDK, cukup jalankan perintah adb reboot  pada konsol (command-line/ terimal) maka emulator akan terestart secara otomatis. Sebelumnya pastikan emulator terdeteksi oleh sistem, caranya dengan menjalankan perintah adb devices.
Ulangi langkah 3 hingga 5 untuk file Google Apps yang telah di download pada langkah ke-2.
Jika berhasil, setelah restart kedua ini maka teman-teman akan langsung di minta untuk loginke akun Google. Itu pertanda, Google Play Service dan Google Apps sudah terinstal dalam emulator teman-teman. Selanjutnya cukup perlakukan emulator seperti smartphone android biasa.

Genymotion : Google Play Running Well in Virtual Device :))
Menggunakan BlueStacks
Tutorial Instal Bluestack

a. Silahkan anda download aplikasi bluestack terlebih dulu di:
http://www.bluestacks.com/download.html
Nama file BlueStacks-ThinInstaller.exe, Kapasitas kurang lebih 13,5 Mb,
b. Jika aplikasi bluestack sudah anda download, silahkan Instal di komputer anda, langkah instalasi adalah sebagai berikut:
1.      Untuk menghindari Error, Sebelum menjalankan instalasi, matikan konesi internet di komputer anda, kemudian Jalankan file BlueStacks-ThinInstaller.exe hasil download anda, seperti gambar dibawah ini:

Sebelum menekan kontinue, silahkan anda hidupkan kembali koneksi internet di komputer anda, lalu tekan continue.
Jika keluar peringatan window: bluestack has stop working, silahkan anda close saja, karena tidak akan mempengaruhi proses instalasi, silahkan lanjutkan.
2.      Tahap berikutnya, Silahkan anda tentukan lokasi instalasi blue stack anda, silahkan pilih lokasi instalasi bluestack anda, atau biarkan saja, kemudian tekan tombol "Next"

3.      Tahap berikutnya, centang kedua opsi, App Store access, dan App Notification, kemudian tekan tombol install untuk memulai proses instal app bluestack anda:

4.      Tunggu proses instalasi sampai selesai sambil ngemil dan ditemani secangkir kopi hangat akan lebih menyenangkan.


Blue stack akan menginstal beberapa aplikasi android bawaannya, tunggu hingga proses instalasi selesai.
Setelah proses instalasi bluestak selesai, untuk pertama kali menggunakan bluestack, komputer anda harus dalam keadaan online terhubung dengan internet, anda akan diminta untuk melakukan login ketika blue stack pertama kali dijalankan, silahkan anda lakukan login menggunakan email gmail anda, disarankan gunakan email gmail yang belum pernah digunakan di perangkat android manapun. jika berhasil maka anda bisa menggunakan android for PC dengan bluestack di komputer anda.
Dengan menginstalasi bluestack di komputer anda, anda bisa menginstal aplikasi android menggunakan playstore yang sudah terinstal di bluestack, silahkan anda instal aplikasi android yang anda perlukan, dengan langkah-langkah yang hampir sama di perangkat mobile yang sebenarnya, dan selamat menikmati aplikasi android.