Dasar Komputer
Tugas Praktikum 3
Pengertian Cisco Packet Trace
2.Fitur Packet Tracer
Packet Tracer terbaru yaitu versi 6. Dalam versi ini
dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, and
EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku,
sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA. Taget Packet
Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa
batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya
yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak
bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Sejak keluarnya versi
5.3, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk
kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.
3.Digunakan di pendidikan
Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco
Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate
(CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan
hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan
switches.
Packet Tracer merupakan salah satu aplikasi keluaran
Cisco sebagai simulator untuk merangkai dan sekaligus mengkonfigurasi suatu
jaringan (network). Sama halnya dengan simulator–simulator jaringan lainnya
seperti GNS3, Dynamips,Dynagen maupun simulator lain yang khusus digunakan pada
Simulasi jaringan.
Simulator tersebut tidak jauh berbeda dengan
Packet Tracer, akan tetapi kemudahaan pada Packet Tracer lebih baik
dari simulator diatas, hal tersebut nampak dari penempatan perangkat jaringan
maupun pada saat konfigurasi perangkat jaringan. Aplikasi ini sangat praktis
digunakan untuk mendesain topologi jaringan yang kita inginkan, disertai dengan
berbagai perangkat-perangkat jaringan dibutuhkan pada suatu area network misal
router, switch, hub maupun perangkat lainnya.
Dengan dukungan dari banyak perangkat tersebut akan
memudahkan kita dalam menentukan jenis perangkat jaringan yang akan kita
gunakan pada topologi kita inginkan. Aplikasi Packet Tracer dapat
diinstalasikan ke PC maupun laptop dengan spesifikasi rendah sehingga tidak
tergantung pada spesifikasi yang baik sekalipun
Pengenalan
User Interface
Berikut
adalah tampilan dan keterangan jendela Aplikasi Packet Tracer
1. Jenis
Perangkat Spesifik
2. Kategori
Perangkat
3. Bar
Simulasi / Realtime
4. Tool bar
Umum & Drawing
5.
Workspace/Area Kerja
6.
Logical/Physical Workspace
Keterangan:
1.Menu Bar
Bagian ini menyediakan File, Pilihan, dan Menu
Bantuan. Anda akan temukan perintah dasar seperti membuka, menyimpan, mencetak,
dan Pilihan di dalam menu ini. Anda juga bisa mengakses aktifitas wizard dari
Menu File.
2.Tool bar Utama
Bagian ini menyediakan shortcut icon kepada Menu File, mencakup Aktifitas
wizard. Pada sisi kanan, Anda akan temukan juga Tombol Informasi Jaringan yang
dapat anda gunakan untuk memasukkan suatu keterangan untuk jaringan yang
sekarang ada pada Workspace.
3.Tool bar Umum & Drawing
Bagian ini menyediakan akses ke ini, biasanya
menggunakan alat Workspace: Memilih, memindahkan objek pada Workspace, menambah
Catatan, Menghapus, Menambahkan PDU Sederhana, dan Menambahkan PDU Kompleks.
4.Logical /
Physical Workspace
Untuk memilih Workspace logical atau Physical.
5.Workspace / Area Kerja
Area kerja untuk menempatkan berbagai desain jaringan.
6.Bar Simulasi / Realtime
Untuk melihat simulasi jaringan dan paket dalam
jaringan secara realtime.
7.Kategori Perangkat
Kategori perangkat jaringan yang dapat digunakan untuk
mendesain jaringan.
8.Jenis Perangkat Spesifik
Perangkat spesifik sesuai kategori.
Pengenalan Device & Connections
1.Device
Pada Packet Tracer terdapat beberapa kategori perangkat yang dapat
kita gunakan. Masing masing perangkat memiliki jenis yang beragam. Berikut
kategori perangkat yang ada pada Packet Tracer :
a.Routers
Berbagai jenis Router terutama router Cisco.
b.Switches
Berbagai jenis switch.
c.Hubs
Berbagai jenis Hub.
d.Wireless Devicess
Perangkat jaringan wireless.
e.Connections
Macam-macam tipe konektor (kabel) pada jaringan.
f.End Devices
Berbagai macam perangkat yang digunakan user.
g.WAN Emulation
Emulasi untuk Internet Area.
h.Custom Made Device
Device yang disusun sendiri dari modul-modul yang
berbeda.
i.Multi User Connection
Emulasi untuk penggunaan jaringan
pada session multi user, misal remote Connection
user.
user.
2.Connections
Ada beberapa jenis Connections yang bisa dipakai dalam
Packet Tracer, yaitu: Automatic, Console, Straigh-Through, Cross-Over,
Fiber, Phone, Coaxial, dll. Jenis-jenis kabel penghubung ditentukan berdasarkan
aturan sebagai berikut :
a.Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel
Straight-through :
Router – Switch
Router – Hub
PC – Switch
PC – Hub
b. Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel
Cross-Over :
Router –
Router
Router – PC
Switch –
Switch
Switch – Hub
2.
3.
1.Untuk
setting ip : PC 1 ,PC 2, PC 3 kita berikan IP Address 192.168.1.2
,192.168.1.3
,192.168.1.4 karena ip 192.168.1.1 kita berikan ke router FE 0/0 Berikut screeshotnya
,192.168.1.4 karena ip 192.168.1.1 kita berikan ke router FE 0/0 Berikut screeshotnya
2.PC 4 ,PC 5, PC 6
kita berikan IP Address 192.168.2.2 ,192.168.2.3 ,192.168.2.4 karena
ip 192.168.1.1 kita berikan ke router 0/1. Berikut screeshotnya.
ip 192.168.1.1 kita berikan ke router 0/1. Berikut screeshotnya.
3.Router
:
Untuk fast Ethernet 0/0 : 192.168.1.1
Untuk fast Ethernet 0/1 :
192.168.2.1
4.Untuk seting router wireless :
Karena
router tersambung ke switch sebelah kanan atau dengan port 0/1.
Maka kita
kasih ip 192.168.2.x
Untuk start ip pada client saya
memulai dari 192.168.2.6. maka client akanotomatis mendapatkan ip dari router .mulai dari 192.168.2.6
5.Seting ip sudah selesai .
kita coba buat ping .dari pc1 ke pc 2
kita coba buat ping .dari pc1 ke pc 2
6.kita coba buat ping .dari pc4 ke pc 5 :
7.kita coba buat ping .dari Laptop 1 ke Laptop 2 :
8.Selanjutnya
dari klas yang berbeda: 192.168.1.2 ke 192.168.2.2
9. Selesai














Tidak ada komentar:
Posting Komentar